Pages

Sunday, December 1, 2019

Kisah Pemilik Warung Sederhana di Dekat Zona Merah Likuefaksi Palu

Liputan6.com, Jakarta - Papan berpelat besi terpasang sekitar 10 meter dari tepi patahan tanah yang menurun akibat bencana likuefaksi Palu yang terjadi pada 28 September 2019. Tertulis imbauan di sana agar warga Kelurahan Petobo, Kelurahan Balaroa, Desa Sibalaya, dan Desa Jono Oge untuk tidak bermukim pada kawasan zona terlarang yang juga disebut warga sebagai zona merah.

Warga terbukti cukup patuh. Sederet bangunan yang terlihat masih baik ditinggalkan pemiliknya. Hanya ada beberapa anjing dan ayam peliharaan warga yang berkeliaran di sekitar rumah. Namun, sebuah warung beratap terpal yang dibuka tak jauh dari kawasan zona merah menarik perhatian.

Tak banyak yang dijajakan di sana. Saat didatangi pada 20 November 2019 lalu, pemilik warung hanya menawarkan mangga gedong, sedikit camilan, dan minuman kemasan. Semua berjejer rapi di atas meja. 

Zulmina, seorang perempuan pemilik warung itu mengaku sengaja membukanya demi menyambung hidup sembari mengisi kegiatan lantaran bosan tinggal di hunian sementara (Huntara). Jarak Huntara ke warung itu hanya sekitar satu kilometer.

Ia tak punya banyak pilihan setelah tanah bergerak meluluhlantakkan rumahnya di Kelurahan Petobo, Kota Palu. Likuefaksi itu bahkan menghilangkan nyawa anak perempuannya di depan mata. Jasad anaknya hingga kini tak bisa ditemukan, terkubur di dalam tanah.

"Aku lihat anakku di-blender (disedot masuk ke dalam tanah). Aku tak bisa apa-apa," kata dia kepada Liputan6.com sambil menahan tangis.

Akibat bencana itu, cucu perempuannya kini tak lagi beribu. Zulmina dan sang suami yang kini merawat bocah berusia antara 3--4 tahun itu. Terkadang, anak tersebut ikut menemaninya menjaga warung dari sekitar jam 7 pagi hingga jelang maghrib.

Zulmina mengaku membuka warung di dekat zona merah likuefaksi 28 hari sejak bencana terjadi pada Jumat maghrib. Usaha itu bermodal uang seadanya yang diperoleh dari dana bantuan untuk korban bencana alam. Sementara, bahan dagangan dibelinya dari pasar terdekat.

Nyaris setiap hari ia membuka warung itu lantaran selalu saja ada yang datang ke lokasi tersebut. Banyak yang datang karena penasaran ingin melihat langsung dampak bencana dahsyat itu kepada lingkungan sekitarnya. Mereka kebanyakan berasal dari luar kota, khususnya Jakarta.

"Hari Minggu lebih banyak," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Ruang Terbuka Hijau

Bekas perumahan padat penduduk itu kini tampak menjadi tanah lapang yang mulai ditumbuhi rerumputan dan tanaman hijau. Sementara, puing bangunan yang tersisa dibiarkan begitu saja. Bahkan, benda-benda milik warga yang rusak dibiarkan berantakan di halaman dan dalam rumah.

Berdasarkan laporan dampak bencana gempa, tsunami, likuefaksi dari Pemerintah Sulteng pada 22 Februari 2019 tercatat korban meninggal dunia 2.830 jiwa, hilang 701 jiwa, terkubur massal 1.016 jiwa, total 4.2014 jiwa. Terdeteksi sembilan titik yang mengalami likuefaksi yang tersebar di Petobo, Balaroa, Jono Oge, dan Sibalaya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengaku kini sedang fokus pada proses recovery agar masyarakat Palu bangkit kembali. Asisten Sekda 1 Pemprov Sulteng M. Faizal mengatakan prioritas utama adalah membangun hunian tetap bagi seluruh korban bencana, khususnya yang kehilangan tempat tinggal. Pembagiannya, di Palu ada 2.136 rumah, Sigi 1.600 buah, dan Donggala 80 buah.

"Masih ada beberapa bagian masyarakat trauma tentu kita berikan semacam dorongan supaya mereka menjadi tenang. Dengan harapan semakin mereka tenang, semakin recovery dengan cepat," sambung dia.

Lokasi hunian tetap jelas tak akan di zona merah. Namun, ia tak menyebut tempat definitif untuk lokasi hunian tetap tersebut. Sementara, bekas lokasi bencana direncanakan akan dibuat taman alias ruang terbuka hijau. 

"Nanti kita bikin itu, cuma kalau mau bikin itu, enggak bisa serta merta. Masyarakat belum semua setuju. Kita perlu musyawarah dengan pemerintah kota, pemerintah desa. Perlu dicari rembuk," ujar Faizal. Sementara itu, bekas lokasi bencana akan dibiarkan begitu saja.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/34ESiRT
December 02, 2019 at 07:02AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/34ESiRT
via IFTTT

Jejak PM Inggris Pernah Sebut Orang Miskin Sebagai Kriminal Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terkuak pernah mengatakan bahwa orang-orang miskin di negaranya adalah kelompok pecundang, pencuri, kriminal, dan pecandu narkoba. Yang ia maksud adalah 20 persen orang termiskin di masyarakat Inggris.

Dilansir Business Insider, komentar itu Johnson buat pada sebuah kolom di The Telegraph pada 2005 silam. Ia menyindir kalangan miskin di negaranya sembari menyindir partai oposisi.

"(Kalangan bawah di Inggris) memberikan kita chav, pecundang, pencuri, pencandu narkoba, dan 70 ribu orang yang tersesat di penjara kita dan tidak belajar apapun selain bagaimana cara menjadi penjahat yang lebih efektif," ujar Johnson.

Menurut Lexico, istilah chav merupakan sebutan bagi para anak-anak muda berpendidikan rendah yang berkelakuan buruk. Chav juga memiliki konotasi status sosial rendah.

Boris Johnson pun pernah bilang kalangan tersebut sengaja memilih Partai Buruh dengan harapan mendapat jatah sumbangan yang lebih besar. Komentar itu Johnson buat sebelum ia terpilih menjadi walikota London dan kini sebagai Perdana Menteri Inggris.

Ini bukan pertama kalinya PM Boris ketahuan membuat komentar bernada ofensif. Pada bulan November kemarin, terkuak bahwa ia pernah menyebut bahwa anak-anak single mother tidak dibesarkan dengan baik. Ia pun mengkritik para single mother karena memboroskan uang pajak rakyat Inggris.

"(Para single mother) menghasilkan generasi yang dibesarkan dengan tidak baik, agresif, dan anak-anak haram," ujar pria itu di media Spectator pada 1995 silam.

2 dari 4 halaman

Kekasih Boris Johnson, Pasangan Tak Sah Pertama PM Inggris yang Tinggal di Downing Street 10

Pada Juli lalu, Perdana Menteri Inggris yang baru, Boris Johnson, resmi mengajak kekasihnya saat ini, Carrie Symonds, untuk pindah ke kantor pemerintahan Negeri Ratu Elizabeth II di Downing Street 10.

Keputusan itu menyudahi spekulasi tentang apakah Symonds --yang seketika menjadi obyek media gosip-- akan bergabung dengan Johnson untuk menetap di kediaman resmi perdana menteri Inggris itu, demikian sebagaimana dikutip dari CNN.

Sebelumnya, tidak ada konfirmasi sedikit pun dari Boris Johnson ataupun juru bicaranya, apakah Symonds akan ikut tinggal di Downing Street 10 atau tidak.

Hal itu mengingat bahwa Symonds masih berstatus kekasih, bukan pasangan resmi seperti yang dibawa oleh para pendahulu Johnson.

Langkah ini membuat Johnson menjadi perdana menteri pertama dalam sejarah Inggris, yang tinggal di Downing Street 10 bersama dengan pasangan yang belum dinikahinya.

Boris Johnson pernah menikah dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Allegra Mostyn-Owen hanya berlangsung selama 6 tahun dari 1987 hingga 1993. Biduk rumah tangga mereka kandas.

Di tahun yang sama setelah proses perceraian dengan istri pertama rampung, Boris Johnson lalu membina bahtera rumah tangga selanjutnya dengan Marina Wheeler. Dari pernikahan keduanya, mereka dikarunia empat orang anak. Keduanya sepakat menyudahi mahligai rumah tangga yang telah dibina selama 25 tahun.

Proses perceraian dengan istri keduanya ini belum rampung sejak diajukan pertama kali pada September 2018 lalu.

Adapun hubungan asmara yang dijalin oleh Boris Johnson dan Carrie Symonds baru dikonfirmasi beberapa waktu setelah pengajuan cerainya dikonfirmasi pengadilan London.

3 dari 4 halaman

Jadi PM Usai Theresa May Lengser

Boris Johnson berhasil memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif dengan mudah pada awal pekan lalu.

Atas kemenangannya itu, dia kemudian diangkat sebagai perdana menteri Inggris, menggantikan Theresa May yang mengundurkan diri.

Kemunculan perdana Symonds setelah pelantikan PM baru Inggris adalah saat Johnson menyampaikan pidato pertamanya di depan pintu Downing Street 10. Wanita berusia 29 tahun itu berdiri di belakang bersama beberapa pejabat.

Sebelumnya, Symonds disebut memiliki karier politik yang bagus, di mana dia pernah bekerja sebagai bagian dari tim kampanye Johnson, yang membantu Kemenangannya kembali sebagai Walikota London pada 2012.

Oleh Johnson, Symonds direkomendasikan sebagai direktur komunikasi termuda di Partai Konservatif, di mana banyak pengamat menilainya sebagai sosok penting dalam merapikan kepribadian Johnson yang terkenal berantakan selama kampanye kepemimpinan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rJj5OF
December 02, 2019 at 07:02AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2rJj5OF
via IFTTT

Top 3 Surabaya: 6 Gaya Evan Dimas di Luar Lapangan Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta - Evan Dimas Darmono atau yang akrab disapa Evan Dimas merupakan pemain sepak bola asal Indonesia yang lahir di Surabaya pada 24 tahun silam. Prestasinya dalam dunia sepak bola sudah tidak diragukan lagi.

Evan Dimas pernah membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF pada 2013 silam dan menjadi nomor satu di Asia Tenggara. Pemain Persebaya 1927 ini juga sukses mengantarkan Indonesia ke Piala Asia di Myanmar pada 2014.

Saat ini dirinya tengah disibukkan dengan pertandingan di SEA Games 2019. Evan Dimas menyandang status berbeda di SEA Games 2019. Kali ini, dirinya berlabel pemain senior bersama Zulfiandi. Pelatih Indra Sjafri membawa keduanya melengkapi 20 pemain Timnas Indonesia U-22

Artikel enam gaya Evan Dimas di luar lapangan, tetap terlihat atletis menyita perhatian pembaca di Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Surabaya? Berikut tiga artikel terpopuler di Surabaya yang dirangkum pada Senin, (2/12/2019):

1.6 Gaya Evan Dimas di Luar Lapangan, Tetap Terlihat Atletis

 Evan Dimas Darmono atau yang akrab disapa Evan Dimas merupakan pemain sepak bola asal Indonesia yang lahir di Surabaya pada 24 tahun silam. Prestasinya dalam dunia sepak bola sudah tidak diragukan lagi.

Evan Dimas pernah membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF pada 2013 silam dan menjadi nomor satu di Asia Tenggara. Pemain Persebaya 1927 ini juga sukses mengantarkan Indonesia ke Piala Asia di Myanmar pada 2014.

Saat ini dirinya tengah disibukkan dengan pertandingan di SEA Games 2019. Evan Dimas menyandang status berbeda di SEA Games 2019. Kali ini, dirinya berlabel pemain senior bersama Zulfiandi. Pelatih Indra Sjafri membawa keduanya melengkapi 20 pemain Timnas Indonesia U-22

Berita selengkapnya baca di sini

2. Bangkitkan Ekonomi Warga Sidoarjo, Pemkab Bangun Dua Jembatan Baru

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.,M.Hum meresmikan dua jembatan di Dusun Pucu'an dan Dusun Kalikajang Kelurahan Gebang, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (30/11).

Kedua jembatan di Sidarojo, Jawa Timur tersebut dibangun menggunakan bahan kayu ulin, dengan pembiayaan yang diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Pusat tahun anggaran 2019.

“Pembangunan dua jembatan tersebut bersumber dari DAU pemerintah pusat. Nilai pengerjaan jembatan yang ada di Dusun Pucu'an sebesar Rp105 juta. Panjangnya 28 meter dengan lebar 2 meter. Sedangkan jembatan yang ada di Dusun Kalikajang menghabiskan dana Rp70 juta,” kata Saiful Ilah.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Kehadiran KA Sancaka Utara Bakal Genjot Sektor Pariwisata Jawa Timur

Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengharapkan kehadiran kereta api (KA) Sancaka Utara memudahkan mobilisasi para wisatawan dari Jawa Tengah berkunjung ke Jawa Timur dan sebaliknya.

Mudahnya mobilisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata di Jawa Timur. Oleh karena itu, menurut Emil perlu ada kerja sama yang kuat antara pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim dengan PT KAI. Emil pun mendukung penuh atas beroperasinya KA Sancaka Utara.

Demikian juga disampaikan EVP PT KAI DAOP 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia. Ia menuturkan, kehadiran kereta api Sancaka Utara ini untuk meningkatkan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah bagian selatan dengan masyarakat Jawa Timur bagian utara.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y2UgJA
December 02, 2019 at 07:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2Y2UgJA
via IFTTT