:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1809398/original/082945900_1513868332-difteri-728x405.jpg)
Ridwan juga mengatakan pihaknya juga berencana melakukan vaksin di sekolah anak tersebut. Selain itu, bakal juga melakukan vaksinasi pada murid di sekolah lain di sekitarnya.
"Anaknya sudah membaik dan masih dalam penangganan petugas kesehatan dan sudah diberikan pengobatan sesuai ketentuan, obat makannya secara terus menerus, kemudian juga untuk anak sekolah MTs yang dia ikut pendidikan itu," katanya.
Menurut Ridwan, difteri yang menjangkiti anak tersebut diduga dibawa pulang dari Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Setelah dari sana anak tersebut masuk rumah sakit ketika diperiksa mulutnya positif difteri.
Hingga 1 April 2019 Dinas Kesehatan Aceh Barat telah menemukan sebanyak tiga kasus difteri dan satu lagi yang dicurigai kasus difteri menjangkiti seorang anak. Untuk kasus yang terakhir, belum dinyatakan posisif karena masih pemeriksaan laboratorium.
Untuk mencegah penularan difteri yang lebih besar, upaya pencegahan harus dilakukan secara masif. Termasuk ke pihak sekolah.
"Kami menyurati pihak Kementrian Agama, Dinas Pendidikan, MPU termasuk orangtua anak sekolah untuk hadir hari Minggu (7/4/2019) nanti hadir ke sekolah MTs itu, biar tidak ada yang menolak anaknya di vaksin semua, jangan sampai terinfeksi," tutup Ridwan. (Pewarta: Anwar)
https://ift.tt/2UbJ6Ud
April 02, 2019 at 04:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2UbJ6Ud
via IFTTT
No comments:
Post a Comment